KHASIAT DAUN SIRSAK SEBAGAI OBAT PENYAKIT KANKER
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Berdasarkan
buku Panduandirektorat
Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
tahun 2013 lulusan sebuah perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic
knowledge, skill of thinking, management
skill, dan communication skill. Berdasarkan
uraian diatas dapat di artikan sebagai berikut:
petama, academic Knowladge merupakan pendidikan akademik
yang diarahkan pada pengembangan dan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi, seni dan lain sebagainya. Yang kedua, skill of
thinking merupakan keterampilan kognitif untuk mengembangkan dan
memunculkan gagasan baru yang lahir sebelumnya dan untuk memecahkan suatu
masalah secara tepat. Yang ketiga, Management Skill merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki semua orang
agar dapat memimpin, merencanakan, menyusun dan mengawasi setiap usaha yag
dikelolanya dengan baik agar menghasilkan hasil yang maksimal. Dan yang terakhir, Communication
Skill merupakan kemampuan
penyampaian informasi dan gagasan kepada orang lain melalui kata-kata, simbol,
dan lain sebagainya yang dilakukan secara langsung atau face to face agar
komunikan dapat menerima informasi secara jelas.
Hingga saat
ini banyak terdapat kelompok
pegiat kanker yang meneliti, misalnya
hasil riset Amerika Serikat yang mengemukakan bahwa, jumlah kasus-kasus kanker di negara-negara
maju sebanyak 5,4 juta kasus dan 2,9 kasus di antaranya berakhir dengan
kematian. Sementara 6,7 kasus kanker dan 4,7 kasus di antaranya meninggal dunia
di negara-negara berkembang. Proyeksi angka ini didasarkan pada data tentang
kasus insiden dan kematian yang di kompilasi oleh Lembaga Riset Kanker
Internasional (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011).
Daun tanaman sirsak juga memiliki banyak manfaat. Riset yang dilakukan pada
awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic pada daun sirsak yang mampu
menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak
normal (sel kanker). (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011). Senyawa ini mampu membunuh kanker
secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan
rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.
Daun sirsak juga mengandung zat
annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel
kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi.
Zat acetogenins dapat membunuh sel- sel
kanker tanpa merusak atau mengganggu sel-sel
tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences
Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute,
Amerika Serikat (Okezone.com, 2011).
Zat acetogenins berfungsi untuk membunuh berbagai jenis kanker, seperti kanker usus,
tiroid, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak sel-sel
tubuh. Dan dengan pemanfaatan daun sirsak, maka kemungkinan besar kanker dapa
di atasi dengan ramuan – ramuan herbal.
Berdasarkan
uraian diatas, maka kami tertarik untuk mengambil judul “Racikan Herbal
Jifeleaf Sirsak ” dalam Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM) Penelitian.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar
belakang di atas, kami mengambil
rumusan masalah sebagai berikut :
1.
Apa buah
sirsak itu?
2.
Apa kandungan yang terdapat pada dan sirsak?
3.
Bagaimana
memanfaatkan daun sirsak sebagai obat kanker?
1.3 Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
rumusan masalah di atas maka tujuan tujuan
PKM-P ini adalah:
1.
Untuk tugas
perkuliahan
2.
Untuk mengetahui
tentang pemanfaatan daun sirsak
3.
Sebagai
ilmu untuk bahan berwirausaha
4.
Untuk membuat
pengobatan secara alami
1.3. Luaran Penelitian
Luaran dari PKM-P yaitu untuk
membuat:
1.
Untuk
meningkatkan kreativitas mahasiswa
2.
Sebagai
modal untuk berwirausaha
3.
Memanfaatkan
alam sekitar
3.4. Manfaat Penelitian
Manfaat dari Program Kreativitas Mahasiswa PKM-P
ini adalah :
1.
Untuk membuat
mahasiswa lebih kreatif
2.
Untuk membuat
mahasiswa belajar memanfaatkan alam sekitar
3.
Untuk
membuat mahasiswa belajar berwirausaha
BAB
2
TINJAUAN
PUSTAKA
1.1.Sirsak
Sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah jenis tanaman dari
familia Annonaceae yang mempunyai manfaat besar bagi kehidupan manusia, yaitu
sebagai tanaman buah yang syarat dengan gizi dan merupakan bahan obat
tradisional. Dalam industri makanan, sirsak dapat diolah menjadi selai buah, sari
buah,sirup dan dodol sirsak (Jannah, 2010). Dengan hal
tersebut sirsak dapat di manfaatkan dengan baik, sebagai bahan industri rumah
tangga. Selain untuk bahan industri tanaman sirsak juga baik untuk kesehatan. Sirsak
tidak hanya di manfaatkan buahnya saja akan tetapi daunnya juga bias di manfaatkan.
Daun dapat di manfaatkan terutama dalam bidang pengobatan.
Tanaman sirsak banyak digunakan sebagai tanaman obat, karena tanaman
ini memiliki banyak khasiat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun
pencegahan penyakit. Pengertian berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif
yang berfungsi mengobati penyakit tertentu dan juga mengandung efek yang
sinergis dari berbagai zat yang berfungsi mengobati (Flora, 2008). Tanaman sirsak dapat menyembuhkan
berbagai macam penyakit, diantaranya: Meningkatkan Sistem Kekebalan
Tubuh,
Mengobati Sakit Pinggang, Menghilangkan Kutu, Dapat Mengobati Asam Urat, Menghilangkan Bisul, Mengobati Eksim dan Rematik dan masih banyak lagi
penyakit lain yang dapat di obati dengan tanaman sirsak.
Adapun beberapa jenis kandungan
yang ada pada tanaman sirsak, salah satunya yaitu Kandungan
kimia jenis-jenis dari suku Annonaceae terdiri dari dua golongan yaitu non
alkaloid dan alkaloid. Golongan non alkaloid yang telah diketahui adalah
sukrosa, glukosa, fruktosa yang terdapat pada “pulp” serta gliserides yang dapat
menyebabkan kematian pada serangga. Golongan alkaloid yang ditemukan pada tanaman ini
meliputi beberapa senyawa dari golongan benzil-tetrahidro-isoquinolin dan salah
satunya adalah liriodin yang bersifat antitumor, antibakteri dan antijamur
(Laboef dkk., 1982 dalam Rahayu dkk., 1993). Selanjutnya Mangan (2009)
menyatakan kandungan kimia dari sirsak adalah saponin, flavonoid, tanin, kalsium,
fosfor, hidrat arang, vitamin (A, B, dan C), fitosterol, Ca-oksalat dan
alkaloid murisine. Salah satu kandungan
kimia sirsak yang berperan penting untuk obat adalah flavonoid. Flavonoid
merupakan salah satu metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun tanaman
dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu banyak
mengandung flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari golongan
fenolik (Markham, 1988 dalam Sjahid 2008). Manfaat flavonoid dalam tubuh
manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik digunakan untuk
pencegahan kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C,antiinflamasi,
mencegah keropos tulang dan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, flavonoid dapat
berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi organisme
seperti bakteri atau virus (Subroto dan Saputro, 2006). Berdasarkan pendapat di atas Berbagai
Manfaat daun sirsak bagi kesehatan tubuh.
- Menyerang dan mematikan sel kanker dengan aman (selektif) dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker usus besar, kanker payudara, kanker serviks, kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Secara efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
- Meningkatkan sistim kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah infeksi yang mematikan.
- Memiliki daya kerja 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa di gunakan.
- Tidak seperti terapi kemo, kandungan alami daun sirsak secara selektif hanya membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membunuh sel-sel sehat.
- Meningkatkan stamina dan vitalitas.
- Terbukti secara ilmiah, dan sudah dibuktikan juga oleh banyak penderita kanker sebagai solusi alami, aman, dan murah untuk mengobati kanker.
Daun sirsak banyak
mengandung zat aktif yang berkhasiat, di antaranya annocatalin, annohexocin,
annonacin, annomuricin, annomurine, anonol, caclourine, gentisic acid,
gigantetronin, linoleic acid, dan muricapentocin. Selama ini daun sirsak
diketahui khasiatnya secara tradisional yang berkhasiat untuk mengobati
berbagai penyakit.( Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011. Beberapa peneliti di Health Sciences Institute mengakui jika buah sirsak
memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis
menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga
berfungsi sebagai antibakteri, antijamur (fungi), efektif melawan berbagai
jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan
menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.
Ramuan daun sirsak sebagai obat anti kanker, cara
pengolahannya adalah Daun sirsak 10-15 lembar direbus dalam 2 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Rebusan ini disaring dan diminum 2 kali sehari. ( Ersi
Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011). Setelah minum rebusan daun
sirsak, efeknya badan terasa panas dan lemes mirip dengan efek kemoterapi, karena
daun sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuh abnormal. Dalam waktu 2
minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar